KLIKREAD.COM, Bekasi - Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil membekuk 6 orang pelaku komplotan yang sempat beraksi di Jalan Selang, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Sebelumnya, peristiwa ini terjadi pada Rabu, 5 Agustus 2026, sekitar pukul 12.00 WIB di depan kantor koperasi simpan pinjam di Wanasari, Tokma Cibitung.
Kini, penangkapan komplotan begal itu telah dikonfirmasi langsung oleh Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim.
"Komplotan yang berjumlah 6 orang dengan 3 sepeda motor ini telah membuntuti korban sejak keluar dari bank," tulis postingan Instagram @bekasi.kita, pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Baca Juga: Jejak Hijau di Bendungan Tertua, Sinergi BP Batam dan PT McDermott Rawat Sumber Air Masa Depan
Usut punya usut, pelaku sempat menggasak tas milik korban yang berisi uang tunai sebesar Rp30 juta yang baru saja diambil dari bank.
Saat ini, keenam pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya untuk mendalami peran masing-masing serta mencari tahu terkait keterlibatan mereka dalam jaringan kejahatan serupa di wilayah lain.
Dalam kasus ini, polisi sempat menyelidiki dugaan aksi pencurian dengan kekerasan alias begal yang terjadi di depan Tokma Cibitung tersebut.
Terpisah, Kasi Humas Polres Bekasi, Aliyani mengatakan Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat telah melakukan penyelidikan terkait laporan kasus tersebut.
Baca Juga: Aksi Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem Jayawijaya, Pengunjung Panik Cari Tempat Berlindung
"Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat telah melakukan langkah-langkah penyelidikan," kata Aliyani dalam keterangannya, pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Aliyani menjelaskan, petugas telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari korban dan sejumlah saksi di sekitar lokasi.
"Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku serta memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh," ujarnya.
Informasi dugaan begal tersebut sebelumnya beredar luas di media sosial.