peristiwa

Kronologi Dugaan Bullying Berujung Kematian yang Dialami Siswa SMP Pemalang, Penyebabnya Masih Diusut Polisi

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:31 WIB
Menyoroti kasus perundungan yang menimpa seorang siswa SMP di Pemalang, Jawa Tengah hingga berujung kematian. (Instagram.com/@pekalonganinfo)

KLIKREAD.COM, Jawa Tengah - Sebagian publik di media sosial, tengah ramai menyoroti dugaan kasus perundungan yang menimpa seorang siswa SMP berinisial AAF (13) di Randudongkal, Pemalang, Jawa Tengah.

Korban kini dinyatakan meninggal dunia usai diduga sempat mengalami tindak kekerasan yang melibatkan sejumlah rekan sebayanya.

Insiden pilu yang dialami AAF lantas menimbulkan keprihatian warga yang berharap kasus tersebut dapat diusut secara menyeluruh.

Sejauh ini, polisi masih menyelidiki dugaan kasus perundungan yang diduga menewaskan seorang siswa salah satu SMP negeri di Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang tersebut.

Baca Juga: Hujan Deras Sejak Siang di Kota Padang, BPBD Sebut 3 Kecamatan Terdampak Banjir

Dalam proses penyelidikan, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dan melakukan autopsi terhadap jenazah korban yang merupakan warga Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal.

Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP M Faizal Wildan Umar mengatakan autopsi dilakukan bersama tim Dokkes Polda Jawa Tengah untuk memastikan penyebab kematian korban.

"Saat ini kami masih dalam penyelidikan dan pendalaman terkait saksi-saksi yang ada," kata Wildan dikutip dalam keterangannya, pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Wildan memastikan, pemeriksaan sementara menyasar sejumlah pihak yang dinilai mengetahui peristiwa tersebut.

Baca Juga: Buntut Penebangan Pohon di Cihapit, Dedi Mulyadi Minta Walkot Bandung Sanksi Pejabat Lurah hingga Kepala DLH

Mereka terdiri dari teman-teman korban, dokter yang menangani korban selama menjalani perawatan di rumah sakit, hingga orang tua korban.

"Kami sedang melaksanakan pemeriksaan kepada beberapa saksi dari teman korban dan dokter yang menangani dan dari orangtua korban," ungkap Wildan.

Penyelidikan bermula setelah Polsek Randudongkal menerima laporan mengenai meninggalnya korban pada Minggu, 2 Agustus 2026 sekitar pukul 22.00 WIB.

Menindaklanjuti laporan itu, personel Satreskrim Polres Pemalang bersama anggota Polsek Randudongkal langsung mendatangi rumah duka di Desa Semingkir untuk melakukan pemeriksaan awal.

Halaman:

Tags

Terkini