nasional

Transformasi Nusakambangan, Kawasan Pembinaan yang Kini Penuh Hasil dan Manfaat

Senin, 22 Juni 2026 | 16:14 WIB
Titiek Soeharto didampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto saat melakukan kunjungan ke lokasi. (Humas Lapas Nusa Kambangan)

KLIKREAD.COM, Cilacap – Selama ini Nusakambangan identik dengan kesan angker dan digambarkan sebagai “Alcatraz-nya Indonesia”, namun pandangan itu perlahan berubah.

Pulau yang dulunya hanya dikenal sebagai kawasan pemasyarakatan berisiko tinggi kini bertransformasi menjadi pusat ketahanan pangan sekaligus tempat pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan.

Perubahan positif itu mendapatkan apresiasi langsung dari Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi pada Sabtu 20 Juni 2026.

Dalam lawatannya, ia didampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

 Baca Juga: Tingkatkan Mobilitas Masyarakat, Wing Air Buka Akses Penerbangan Batam-Pangkalpinang

Titiek menyempatkan diri meninjau sejumlah program unggulan yang dikembangkan di sana, mulai dari pengolahan limbah menjadi bahan baku lewat Workshop Fly Ash Bottom Ash (FABA), pertanian, peternakan, produksi pupuk organik, pelatihan keterampilan konveksi, pengolahan sampah, hingga budidaya perikanan seperti tambak udang vaname dan budidaya sidat.

“Selama ini kita mendengar Nusakambangan selalu terkesan seram.

Tapi setelah melihat langsung, ternyata tempat ini sangat ramah dan mampu menghasilkan berbagai produk yang bermanfaat bagi banyak orang,” ujar Titiek dengan nada kagum.

Ia pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Baca Juga: Amsakar Kutuk Kekerasan Terhadap Anak, Pastikan Keselamatan Masa Depan Korban Terjaga

“Semoga keberhasilan ini bisa menjadi contoh dan diterapkan di kawasan pemasyarakatan lain di seluruh Indonesia,” harapnya.

Sementara itu, Menteri Agus Andrianto menyambut baik masukan dan arahan yang disampaikan Komisi IV.

Menurutnya, arahan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat program yang sudah berjalan.

“Kami terus mengoptimalkan lahan-lahan yang belum terpakai di seluruh Lapas dan Rutan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Halaman:

Tags

Terkini