KLIKREAD.COM, Jakarta - Akademi Militer (Akmil) akan mengerahkan 1.000 taruna untuk melatih siswa-siswa Sekolah Rakyat dalam rangka penguatan karakter kebangsaan.
Rencana ini dibahas dalam pertemuan antara Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono bersama Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI Letjen R Sidharta Wisnu Graha, Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen Bambang Trisnohadi.
Dan juga Direktur Pendidikan Akademi TNI Brigjen Ari Novian di kantor Kementerian Sosial, Jakarta, beberapa hari lalu.
Baca Juga: Latsarmil Kopdes Minta Dihapus, Dinilai Telah Hemat Uang Negara Rp30 Juta Per Orang
Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Muhammad Nas mengatakan, taruna Akmil dilibatkan dalam program penguatan karakter kebangsaan di Sekolah Rakyat.
“Tujuannya adalah membantu menumbuhkan nilai-nilai dasar kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kemandirian.
Serta semangat cinta Tanah Air kepada para siswa,” ujar Nas dalam keterangan pers, Senin 29 Juni 2026.
Peran taruna Akmil nantinya sebagai pembimbing dan teladan dalam pembentukan karakter para siswa.
Baca Juga: Hadapi Dampak El Nino, Mendagri Intruksikan Kepala Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
“Pendampingan dilakukan melalui pembiasaan sikap dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari, seperti hidup tertib dan disiplin.
Dan juga menjaga kerapian, berkomunikasi dengan baik, bekerja sama dalam kelompok, serta menanamkan wawasan kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila,” tutur Kapuspen TNI.
Rinciannya, lima taruna akan bertanggung jawab terhadap satu sekolah untuk memberikan sejumlah materi, seperti soal kerapian pakaian maupun kamar asrama.
Baca Juga: Tim Pengacara Roy Suryo Siapkan Rekaman Video Penangkapannya sebagai Bukti Praperadilan
“Nanti setelah ada skema antara Markas Besar TNI dengan Kementerian Sosial, dalam hal ini di bawah Kementerian Pertahanan.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan 300 Hadiah Sayembara Poling Pilih Logo HUT RI Ke-81
Jumlah Meninggal Peserta Latsarmil Calon Manejer KDKMP dan KNMP Bertambah Jadi 5 Orang
Program Cek Kesehatan Gratis Diklaim Baru Hadir pada Era Pemerintahan Prabowo-Gibran
Jangan Anggap Sepele 5 Nyawa Calon Manajer Kopdes Meninggal, DPR RI Minta Hentikan Latsarmil
Modal Utama Pemilu 2029, Jokowi Minta Kader PSI Bangun Mesin Partai Hingga Tingkat Desa
Dinilai Peristiwa Serius, Menteri HAM Desak Kematian 5 Peserta SPPI Diusut Tuntas
Tim Pengacara Roy Suryo Siapkan Rekaman Video Penangkapannya sebagai Bukti Praperadilan
Jokowi Siap Bawa Barang Bukti Dipersidangan Kasus Ijazah Palsu
Hadapi Dampak El Nino, Mendagri Intruksikan Kepala Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Latsarmil Kopdes Minta Dihapus, Dinilai Telah Hemat Uang Negara Rp30 Juta Per Orang