Klikread.com - Gunung Semeru mengalami erupsi dan tentu saja membahayakan masyarakat sekitar.
Erupai Gunung Semeru melontarkan awan panas hingga mencapai tujuh kilometer.
Warga di sekirltar lereng Gunung Merapi waspada akibat erupsi ini dan banyak yang sudah mengungsi.
Baca Juga: Apa Itu Tes Penalaran Matematika Dalam UTBK SNBT 2023? Yuk Kita Simak Penjelasannya Disini!
Dilansir Klikread.com dari RRI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan ribuan jiwa mengungsi imbas erupsi Gunung Semeru, Minggu (4/12/2022).
Wilayah yang terdampak erupsi juga dilaporkan semakin meluas, awan panas memang lontarannya cukup jauh.
Melansir dari laman resmi BNPB, Minggu (4/12/2022) Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB merinci 11 titik pengungsian. Lokasi itu meliputi; 266 jiwa di SDN 4 Supiturang dan 217 jiwa di Balai Desa Oro-oro Ombo.
Baca Juga: Jadi Lebih Nyaman! 10 Perlengkapan dan Perabot yang Wajib Ada pada Rumah dengan Konsep Minimalis
Selain itu, 119 jiwa juga mengungsi di SDN 2 Sumberurip, 228 jiwa di Balai Desa Sumberurip serta 131 jiwa di Balai Desa Penanggal. Lebih lanjut, 52 jiwa mengungsi di Pos Gunung Sawur dan 216 jiwa di Balai Desa Pasirian.
Dilaporkan juga ada 150 jiwa yang mengungsi di Lapangan Candipuro, 600 jiwa di Kantor Kecamatan Candipuro. Selebihnya warga juga ada yang mengungsi di SMPN 2 Pronojiwo.
Total 1.979 jiwa mengungsi di 11 titik setelah terjadi Awan Panas Guguran (APG) dan peningkatan aktivitas vulkanik Gunungapi Semeru. Sementara itu pendirian dapur umum sedang dalam proses oleh PMI dan Dinas Sosial.***