Salah satu poin penting yang dibahas adalah integrasi sistem layanan lintas negara sebagai bagian dari transformasi yang selaras dengan visi besar Arab Saudi.
Menurut Menhaj, digitalisasi bukan sekadar modernisasi, tetapi instrumen perlindungan.
“Jika data visa, hotel, kesehatan, dan asuransi terhubung, maka perlindungan jemaah akan lebih kuat.
Baca Juga: Presiden Prabowo Kunjungi Paviliun Indonesia di WEF 2026, Perkuat Diplomasi Investasi
Ketika terjadi keadaan darurat, respons kita bisa lebih cepat dan terkoordinasi,” jelasnya.
Bagi jemaah, ini berarti potensi penanganan yang lebih cepat saat terjadi kendala kesehatan, kehilangan dokumen, atau situasi darurat lainnya.***