KLIKREAD.COM - Kapal bantuan Madleen yang mengangkut 12 aktivis internasional, termasuk juru kampanye Swedia Greta Thunberg dan Anggota Parlemen Eropa Rima Hassan, dicegat pasukan Israel di perairan internasional kemarin 3 Juni 2025 pagi.
Kapal yang berbendera Inggris itu sedang menuju Gaza membawa makanan, susu formula bayi, dan perlengkapan medis termasuk para aktivis.
Madleen berangkat dari Italia pada 1 Juni 2025 untuk meningkatkan kesadaran terhadap krisis pangan di Gaza.
Baca Juga: Artis Ivan Gunawan Kritik Petugas Haji, Usai Adanya Jemaah Terlantar di Muzdalifah
Perserikatan Bangsa-Bangsa pernah menyebut Gaza sebagai tempat paling kelaparan di Bumi.
Koalisi Freedom Flotilla menyebut kapal dicegat secara paksa pada pukul 03:02 waktu setempat. AFP melaporkan kehilangan kontak dengan kapal pada waktu yang sama.
“Jika Anda melihat video ini, kami telah dicegat dan diculik di perairan internasional,” kata Thunberg dalam video singkat yang dirilis sebelum komunikasi terputus.
Dilansir dari The Guardian, foto terakhir yang dikirim memperlihatkan para aktivis mengenakan jaket pelampung dan berdiri melingkar dengan tangan di atas kepala.
Baca Juga: Indonesia Jadi Tamu Kehormatan KTT G7, Presiden Prabowo Terima Undangan Langsung dari PM Mark Carney
Pemerintah Israel menyatakan kapal dibawa ke pelabuhan Ashdod.
Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan mereka akan mencegah kapal tanpa izin melanggar blokade laut Gaza.
Setelah pengalihan kapal, Kementerian Luar Negeri Israel mengunggah foto para aktivis sedang ditawari air dan roti lapis.
Dalam pernyataannya, mereka menyebut awak Madleen sebagai selebriti di atas kapal pesiar selfie.
Baca Juga: Artis Ivan Gunawan Unggah Video saat di Madinah, di Tengah Kabar Visa Furoda Tidak Keluar