Baca Juga: Presiden Donald Trump Larang Universitas Harvard Terima Mahasiswa Internasional
Menurut sang pengacara, Lee telah bekerja di Thailand ketika dia dipaksa pergi karena visanya yang berlaku selama 30 hari akan segera berakhir.
Oleh karena itu, Lee memutuskan untuk mengambil penerbangan tiga jam ke Sri Lanka, sambil menunggu pembaruan visa Thailand.
"Saya belum pernah melihat (narkoba) itu sebelumnya. Saya tidak menyangka itu semua, saat mereka menangkap saya di bandara.
Saya pikir itu hanya berisi semua barang saya," kata Lee kepada Daily Mail dari penjara.
Baca Juga: Budi Arie Diutus Prabowo untuk Hadir di Pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan
Dikutip dari New York Post, Lee juga menyiratkan bahwa dirinya tahu siapa yang 'menanam' narkoba itu di dalam kopernya.
Tetapi tidak mau menyebutkan namanya.
Mereka pasti menanamnya saat itu.
Saya tahu siapa yang melakukannya,” katanya.
Kush narkoba yang paling populer di kalangan pria muda, dapat menyebabkan seseorang tertidur saat berjalan, pingsan tiba-tiba.
Dan bahkan berjalan ke arah jalanan yang sedang ramai.
Salah satu dari banyak bahan obat tersebut kabarnya adalah tulang manusia.
Dan keinginan yang tak terpuaskan terhadap zat tersebut bahkan telah menyebabkan, orang mampu perampok makam di Sierra Leone.