ekspresi

Cerita Horor Suara Jeritan Kesakitan di Toko Merah, Konon Arwah Etnis Tionghoa yang Pernah Disiksa Belanda

Minggu, 16 Oktober 2022 | 12:30 WIB
Toko Merah yang memiliki kisah kelam dan cerita horor. (Instagram/@toadjie)

Ia sudah sering mendengar hal-hal tentang toko merah sampai suatu ketika mengalaminya sendiri, ia seperti mendengar suara orang menangis di dalam toko, padahal ketika itu malam hari dan sepi.

Baca Juga: 3 Motor Yamaha Paling Ditunggu Publik Tanah Air: Tak Sabar, Motor Teranyar yang Bakal Bikin Gempar

Keangkeran Toko Merah sampai hari ini masih menyisakan cerita horor dan mengerikan jika diceritakan.

Dilansir dari BondowosoNetwork.com, Toko Merah dibangun pada tahun 1730 oleh Gustaaf Willem baron van Imhoff di atas tanah seluas 2.471 meter persegi.

Nama "Toko Merah" berdasarkan salah satu fungsinya yakni sebagai sebuah toko milik warga Tionghoa, Oey Liauw Kong sejak pertengahan abad ke-19 untuk jangka waktu yang cukup lama.

Baca Juga: 30 Kunci Jawaban Games Shopee Tebak Kata Tantangan Harian Edisi Minggu 16 Oktober 2022

Di sekitar toko merah dahulunya adalah kawasan permukiman orang-orang elit atau orang kaya raya di zaman VOC.

Saat ini Toko Merah sudah tidak seseram dulu tampilannya, karena sudah direnovasi dan dialihfungsikan menjadi gedung yang terkadang disewakan untuk acara-acara tertentu.

Walaupun menurut banyak orang, sebaiknya acara tersebut dilakukan di siang atau sore hari saja, mengingat begitu banyak cerita horor terjadi di Toko Merah ketika malam hari.*

Halaman:

Tags

Terkini