KLIKREAD.COM, Tanjungpinang — Suara desis minyak panas dan aroma rempah khas Melayu yang membumbung saban hari dari Perumahan Nimas Indah, Batu 9, Tanjungpinang Timur, bukan lagi pemandangan asing bagi pencinta hidangan laut setempat.
Dari balik dapur Seroja Seafood inilah, Ros atau yang akrab disapa Kak Ros, merajut usaha kulinernya sejak tahun 2011 hingga menjadi destinasi kuliner favorit yang tak pernah sepi peminat.
Kunci utama kelezatan olahan Seroja Seafood terletak pada komitmen Kak Rose dalam menjaga kualitas bahan baku.
Baca Juga: Rumah Layak Itu Fondasi Hidup Layak, Batam Komitmen Dukung Program 3 Juta Rumah
Ia memastikan seluruh pasokan kepiting, ikan, dan hasil laut lainnya dipasok langsung dari tangkapan nelayan di kawasan Lintas Barat, Kabupaten Bintan, yang baru saja mendarat di pantai.
"Bahan baku dipastikan masih dalam keadaan sangat segar dan berkualitas prima saat masuk ke dapur.
Dari sinilah lahir menu-menu favorit pelanggan, seperti Kepiting Saus, Kepiting Lada Hitam, hingga Sup Kepiting yang kaya rasa," ujar Kak Ros saat ditemui di kediamannya di Jalan Cinta Damai, Tanjungpinang.
Kombinasi bumbu khas dan kesegaran bahan baku membuat sajian Kak Rose dengan cepat memikat hati banyak orang.
Dengan kisaran harga Rp150.000 hingga Rp300.000 per porsi, tergantung ukuran dan jenis olahan.
Seroja Seafood tidak hanya disukai warga lokal dan tokoh masyarakat Tanjungpinang, tetapi juga merambah ke pelanggan luar daerah seperti Batam dan Tanjung Balai.
Bahkan, pesanan berkala rutin datang dari pelanggan setia di Malaysia dan Singapura.
Baca Juga: Cegah Stunting Sejak Dini, TP-PKK Batam Luncurkan Intervensi Serentak di Posyandu
Pengalaman melayani pelanggan selama lebih dari satu dekade dijalani Kak Ros dengan penuh ketelitian.
Artikel Terkait
Tangis Siswa Pramuka di Ende NTT Diduga Gagal Berangkat ke Jambore Nasional karena Terkendala Biaya
Viral Balita di Bone Tewas Ditabrak Oknum Polisi, Sempat Terseret di Lampu Merah hingga Bikin Kakaknya Histeris
Kronologi Temuan 995 Pucuk Senpi hingga VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel, Diduga Milik Eks Ketua Yayasan
Cegah Stunting Sejak Dini, TP-PKK Batam Luncurkan Intervensi Serentak di Posyandu
Rumah Layak Itu Fondasi Hidup Layak, Batam Komitmen Dukung Program 3 Juta Rumah