2. Kondisi Kruk As yang Tidak Normal
Kruk as yang mulai aus, oblak, atau bahkan melintir juga bisa jadi biang keladi rusaknya seal rusak.
Baca Juga: Jangan Remehkan, Ternyata Membersihkan Throttle Body Motor Penting untuk Jaga Perfoma Kendaraan
Saat poros tidak berputar dengan rata, tekanan yang tidak merata akan mengenai seal, lalu membuatnya robek atau aus secara tidak wajar.
Kondisi ini bisa kamu deteksi melalui suara mesin yang kasar atau getaran berlebih ketika motor dinyalakan.
Jika sudah begitu, sebaiknya segera periksa ke bengkel. Karena bila dibiarkan, bukan hanya seal yang rusak.
Namun komponen lain juga bisa ikut terdampak.
Baca Juga: Inilah Perbedaan Antara Skuter Matik Honda Vario 125 dan Honda Vario 160, Termasuk Kapasitas Mesin
3. Kurang Rutin Mengganti Oli Mesin
Penggantian oli bukan hanya soal menjaga performa mesin, tapi juga berkaitan langsung dengan keawetan seal kruk as.
Ketika oli kamu biarkan terlalu lama, suhu mesin bisa naik drastis.
Oli yang tidak lama diganti akan cenderung lebih kental, cepat panas, dan tidak mampu melumasi secara maksimal.
Lalu, seal yang terpapar suhu tinggi secara terus-menerus akan cepat getas dan kehilangan elastisitasnya.
Baca Juga: Jika Ingin Touring, Ini Aksesoris Motor Wajib Dipakai
Maka dari itu, kamu harus rajin mengganti oli sesuai aturan pabrikan motor.