"Sehingga terjadi slip dan inilah yang membuat transmisi jadi cepat rusak," ungkapnya.
Baca Juga: Walikota Batam Dampingi Mentrans Serahkan 94 SHM kepada Warga Tanjung Banun
Selain modifikasi mesin, kejadian serupa juga bisa terjadi pada mobil matik CVT modifikasi yang mengangkut beban berlebih.
"Misalnya seperti pemakaian pelek yang terlalu besar atau ban yang kelebaran," sebut pria penggemar mobil Honda ini.
Bukan cuma itu, mobil matik CVT yang dipaksa menarik beban berlebih seperti mobil lain atau barang juga dapat memicu kerusakan.
Baca Juga: Upaya Atasi Banjir, Walikota Batam Targetkan Normalisasi Drainase Sepanjang 307,4 Kilometer
Alasannya sama, yaitu karena beban pada transmisi CVT menjadi sangat berat.
"Sehingga timbul potensi sabuk baja dan puli akan selip yang lama kelamaan jadi merusak transmisi CVT," tutup Willy.***