otomotif

Jangan Sesekali Modifikasi Bila Ingin Bikin Transmisi CVT Mobil Matik Tetap Awet

Selasa, 12 Agustus 2025 | 21:33 WIB
Ilustrasi mesin mobil matic yang dimodifikasi berlebihan bisa merusak transmisi CVT./otomania.com

KLIKREAD.COM - Sejatinya, transmisi CVT alias Continuously Variable Transmission tidak mudah rusak apabila dirawat dan digunakan dengan benar.

Makanya yang bisa merusak transmisi CVT yaitu ketika mesin mobil dimodifikasi secara ekstrem demi mendapat performa tenaga yang meningkat jauh.

Hal ini disampaikan William Kurniawan, Owner bengkel One Second Faster, Kebon Jeruk di Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Tips Memilih Ban Mobil yang Awet dan Aman: Pahami Jenis, Ukuran, dan Kemampuan

"Bisa juga (rusak) apabila modifikasinya membuat mobil jadi kelebihan beban," ujar William dikutip dari gridoto.com.

Ia mengatakan, mesin mobil matik CVT yang dimodif sampai overpower dan berlebihan berdampak pada putaran mesin yang meningkat dengan cepat.

Sehingga beban kerja transmisi CVT akan tidak imbang dengan performa mesin yang telah dimodif tersebut.

Baca Juga: 400 Regu Ikut Lomba Gerak jalan, Walikota Lis Minta Peserta Jaga Etika dan Semangat Juang

"Transmisi CVT tidak bisa mengimbangi performa mesin yg melonjak spontan," ucap pria yang akrab disapa Willy ini.

Willy mengungkapkan, contoh modifkasi mesin yang overpower yaitu ketika mesin mobil yang standarnya Naturally Aspirated (N/A) lalu dipasangi turbo.

Potensi kerusakan bisa makin parah jika pemiliknya kerap mengebut hingga putaran mesinnya berada di rpm tinggi.

Baca Juga: Walikota Tanjungpinang Nilai Sertifikat Halal Modal Penting Bersaing di Pasar Nasional dan Internasional

"Makin parah apabila sering menggeber mesin hingga rpm tinggi dengan agresif," kata pria ramah tersebut.

Adapun kerusakan yang dimaksud Wiily yakni, kemungkinan besar sabuk baja atau pulley-nya tidak bisa mengimbangi tenaga besar yang tersembur dari mesin.

Halaman:

Tags

Terkini