Untuk posisi gelandang serang, jika menggunakan skema formasi 4-2-3-1, tiga gelandang serang dimotori oleh Messi dan Di Maria yang berdiri bebas berkreasi mengobrak-abrik lapangan. Bahkan tak jarang Messi dan Di Maria turun ke tengah lapangan menjemput bola dan bisa memberikan killer pass kepada striker di depan.
Gelandang serang berikutnya bisa memanfaatkan kecerdikan yang ada di dalam diri Nico Gonzalez atau Papu Gomez. Keduanya sering tampil memukau dari second line untuk membuka pertahanan lawan atau menusuk dari arah sayap kiri lapangan lawan.
Jika menggunakan formasi 4-3-2-1, berarti Scaloni akan memaksimalkan pengalaman dan kejeniusan Messi dan Di Maria. Mereka bisa memberikan tendangan kejutan dan permainan satu dua yang bisa membelah garis pertahanan lawan dengan sangat mudah.
Striker tunggal menjadi posisi yang paling mungkin ditempati oleh Lautaro Martinez, yang pada musim lalu dan awal musim ini tampil memukau di Inter Milan. Lautaro bahkan menjadi jawaban terhadap kebutuhan striker wahid buat Argentina setelah era Sergio Aguero dan Gonzalo Higuain. Sebagai pelapis, Scaloni bisa menurunkan tandem Lautaro di Inter, yaitu Joaquin Correa atau Paulo Dybala.
Bagi Scaloni, Messi dan Lautaro Martinez menjadi jimatnya dalam beberapa pertandingan Argentina terakhir. Dua pemain yang selalu menjadi kunci rentetan kemenangan Argentina sejak tahun 2019.
Nah itulah kira-kira formasi ideal yang bisa jadi akan digunakan oleh Lionel Scaloni untuk Argentina dalam mengarungi Piala Dunia 2022 Qatar.***