sport

Perseteruan Tersembunyi Grup G Antara Swiss dan Serbia di Piala Dunia 2022 Qatar

Rabu, 2 November 2022 | 19:00 WIB
Selebrasi kontroversial Xhaka dan Shaqiri yang akan memanas kembali ketika Swiss dan Serbia bertemu di Piala Dunia 2022 Qatar Grup G (istimewa)

Graniit Xhaka yang juga kapten Arsenal, mengakui bahwa perayaan itu untuk 'rakyatnya', yang ia maksud adalah asal keluarganya yang sejarahnya selalu ditekan oleh Serbia.

Baca Juga: Luka Modric Nyatakan Piala Dunia 2022 di Qatar Adalah Yang Terakhir Baginya

Xhaka menyatakan seperti dilansir dari laman marca.com, "Itu untuk orang-orang saya, yang selalu mendukung saya. Untuk mereka yang tidak mengabaikan saya, di tanah air saya, di mana akar orang tua saya berada. Ini murni emosi."

Sedangkan Xherdan Shaqiri menolak menjelaskan atau menerangkan maksud ia melakukan selebrasi gaya elang Albania.

Baca Juga: Tiga Kegagalan Besar Dalam Sejarah Piala Dunia, Belanda 1974, Brasil 1982, dan Hungaria 1954

Shaqiri mengatakan, "Saya takut, saya tidak bisa membahas gerakan itu. Kami adalah pesepakbola, bukan politisi ... Emosi terkadang mengambil alih pesepakbola dan ada banyak emosi di luar sana."

Ketegangan tetap tinggi dengan Serbia yang hingga saat ini menolak untuk mengakui Kosovo sebagai negara merdeka. Akibat dari itu membuat banyak dari orang-orang Kosovo yang sudah melarikan diri ke Swiss marah.

Baca Juga: Profil Tim Tango Argentina, Mencari Penebusan Kegagalan di 2014 dan 2018

Patut ditunggu perasaan rivalitas, ketegangan, politik dan emosi akan terungkap pada 2 Desember ketika Swiss dan Serbia akan bertemu di Qatar pada pertandingan terakhir Grup D Piala Dunia 2022.***

Halaman:

Tags

Terkini

Belanda Bangkit, Taklukkan Norwegia 2-1

Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:41 WIB

Cristian Romero Diburu Tiga Raksasa Spanyol

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:06 WIB

Marc Marquez Kesal, Emosi Meledak di Brasil

Rabu, 25 Maret 2026 | 19:58 WIB

Ducati Yakin Gresini Tetap Bertahan di MotoGP

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:15 WIB