KLIKREAD - Pekan ke-9 La Liga menghadirkan duel El Clasico, duel yang mempertemukan dua klub paling banyak memegang trofi di Spanyol. Duel sarat gengsi dan sarat akan sejarah panjang perseteruan antara Castillan dan Catalunya.
Real Madrid vs Barcelona tersaji di Estadio Santiago Bernabeu pada Minggu malam (16/10) pukul 21.15. Kedua tim ini pemimpin LaLiga Santander sampai pekan ke-9, hanya dibedakan dengan selisih gol saja. Ini adalah jilid pertama El Clasico pada musim 2022/23.
Tim asuhan Xavi Hernandez, yang unggul di klasemen, berharap bisa membuat kemenangan lagi di Madrid. Meski begitu El Real tidak ingin kejadian musim lalu terjadi lagi, yakni dibantai 4-0 oleh Barca melalui gol-gol dari brace Aubameyang, Ferran Torres, dan Ronald Araujo.
Pada El Clasico edisi ke-185 ini, Real Madrid tidak akan diperkuat oleh kiper utama mereka, Thibaut Courtois, yang sudah mengalami cedera panggul sejak jeda internasional FIFA bulan lalu. Sehingga Madrid harus menurunkan kiper cadangan mereka Andriy Lunin yang belum memiliki pengalaman dalam laga panas seperti El Clasico.
Blaugrana sendiri sedang lesu setelah bermain imbang di kandang melawan Inter dengan skor 3-3. Skor imbang tersebut membuat partisipasi mereka di Liga Champions terancam terperosok ke Liga Europa. Sementara kabar baik dari kubu Barca adalah kembalinya Jules Kounde untuk memperkuat lini belakang yang goyah dalam beberapa pertandingan terakhir. Adapun untuk starting XI tampaknya jelas bahwa Xavi akan tetap dengan pemain tetapnya.
Lini belakang Barca harus benar-benar mematikan duo penyerang Madrid, yakni Vini Jr dan Karim Benzema. Mereka berdua bisa merubah jalannya pertandingan dalam sekejapan saja. Benzema meski belum lama sembuh dari cedera sudah mulai nyetel lagi dengan gol-golnya.
Sedangkan Vini Jr, meski akan eksplosif membongkar sisi kanan pertahanan Barca, kemungkinan juga akan sedikit mengerem karena Piala Dunia hanya berjarak sebulan lagi, sehigga ada resiko cedera yang bisa membuyarkan mimpinya ke Qatar November mendatang.
Namun yang perlu dicermati oleh Xavi adalah bagaimana dia harus berani melakukan pergantian di lini tengah, yang biasanya di isi oleh trio, Busquets, Pedri, dan Gavi. Jika salah satunya tidak perform dalam membuka ruang dan menyuplai bola ke depan, baiknya segera diganti dengan yang lebih bertenaga seperti Frenkie De Jong atau Franck Kessie yang lebih bertenaga.
Gelandang-gelandang Real Madrid setelah ditinggal Casemiro ke United, tidak banyak berubah kualitasnya karena masih diisi oleh Modric, Kroos, dan yang paling berkembang adalah Fede Valverde. Andaikan Modric yang sudah dimakan usia tidak bisa fully fit untuk 90 menit, maka Don Carlo bisa menggantinya dengan Aurélien Tchouaméni yang muda dan bugar dan Eduardo Camavinga.