KLIKREAD.COM - Ini adalah ajakan untuk tidak terlalu fokus pada tindakan mengambil foto selfie dan mempostingnya di media sosial.
Terutama jika itu mengarah pada perasaan ujub (rasa bangga diri yang berlebihan).
Ungkapan ini merujuk pada ajaran agama Islam yang menganjurkan untuk tidak menonjolkan diri dan menghindari perasaan ujub.
Baca Juga: Inilah Hukumnya Bila Pamer Kemesraan di Medsos
Selfie, terutama yang dilakukan secara berlebihan, bisa memicu perasaan ujub, yang merupakan sifat tercela dalam Islam.
Rasulullah SAW bersabda bahwa ada tiga dosa yang membinasakan: sifat pelit yang ditaati, hawa nafsu yang dituruti, dan ujub seseorang terhadap dirinya, dikutip dari hadis dalam HR. Thabrani.
Islam menganjurkan untuk menjaga diri dan tidak terlalu menonjolkan diri.
Baca Juga: Inilah Hukumnya Berolahraga Memanah dan Berkuda bagi Wanita
Hadis menyebutkan bahwa Allah mencintai hamba yang bertaqwa, berkecukupan, dan tidak menonjolkan diri, dikutip dari hadis dalam HR. Muslim.
Daripada fokus pada penampilan luar dan memamerkannya, lebih baik fokus pada peningkatan kualitas diri secara spiritual dan akhlak.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam melarang keras seseorang ujub terhadap dirinya sendiri.
Baca Juga: Rajinlah Membaca Al Quran akan menjadi Safaat di Akhirat Nanti
Bahkan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menyebut sebagai dosa besar yang membinasakan pelakunya.
"Sesungguhnya Allah mencintai hamba yang bertaqwa, yang berkecukupan.