KLIKREAD.COM - Sesungguhnya menguap menimbulkan kemalasan.
Orang yang menguap tidak bisa melakukan kewajibannya dengan sempurna.
Alasan setan menertawakan orang yang menguap karena itu merupakan pemandangan yang tidak bagus.
Baca Juga: Walikota Tanjungpinang Ajak Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih Ditempat yang Layak
Setan merasa senang ketika godaannya berhasil dan dituruti manusia.
Karena setan selalu memotivasi manusia untuk menjadi pemalas dan banyak tidur.
Sehingga Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam menyebutkan bahwa menguapkan sumbernya dari setan.
Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menahan diri ketika menguap agar tidak mengeluarkan bunyi 'hah' dan semacamnya.
Baca Juga: Wafat dalam Keadaan Bertauhid dan Terhindar dari Syirik
Beliau bersabda,
"Menguap adalah dari setan. Karena itu, jika salah seorang dari kalian menguap, hendaklah ia menolaknya sekuat tenaga sebab ketika ia berbunyi 'Ha...' setan menertawakannya." (HR Muttafaq 'Alaih)
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْعُطَاسَ وَيَكْرَهُ التَّثَاؤُبَ فَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَحَقٌّ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ سَمِعَهُ أَنْ يُشَمِّتَهُ وَأَمَّا التَّثَاؤُبُ فَإِنَّمَا هُوَ مِنْ الشَّيْطَانِ فَلْيَرُدَّهُ مَا اسْتَطَاعَ فَإِذَا قَالَ هَا ضَحِكَ مِنْهُ الشَّيْطَانُ
“Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap. Oleh karena itu bila kalian bersin lalu dia memuji Allah.