KLIKREAD.COM - Dalam dinamika spiritualitas Islam, seringkali terjadi paradoks menarik yang mencerminkan rahasia kehendak Allah SWT.
Banyak yang mengalami kelimpahan rezeki meskipun terkadang cenderung melalaikan ibadahnya.
Fenomena ini dikenal sebagai istidraj, di mana Allah memberikan kenikmatan duniawi kepada hamba-Nya tanpa mengingatkan secara langsung akan kesalahan mereka.
Baca Juga: Jangan Lelah untuk Tetap Selalu Berdoa
Namun, dibalik kelimpahan itu tersimpan pesan yang mendalam tentang peringatan akan kebijaksanaan dan azab-Nya.
Banyak yang mungkin bertanya, bagaimana mungkin rezeki lancar diberikan kepada mereka yang terkadang lalai dalam ketaatan?
Pertanyaan ini mengungkapkan kompleksitas hubungan antara ketaatan dan kenikmatan dunia.
Baca Juga: Meski Hanya Sedikit, Namun Tetap Harus Bersyukur
Di balik tabir istidraj, terdapat perenungan yang mendalam tentang pentingnya waspada terhadap godaan dunia yang seringkali menjauhkan manusia dari tujuan hakiki hidupnya.
Dalam merenungkan makna istidraj, kita diingatkan untuk tidak hanya melihat kelimpahan materi.
Tetapi juga memperhatikan keberkahan spiritual dan keadilan ilahi yang mengatur segala rahasia di balik peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam hidup.
Baca Juga: Hijab Itu Wajib Dipakai Ketika Sudah Baligh, Bukan Ketika Sudah Baik
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:
إِذَا رَأَيْتَ اللهَ تَعَالَى يُعْطِي الْعَبْدَ مِنَ الدُّنْيَا مَا يُحِبُّ وَهُوَ مُقِيمٌ عَلَى مَعَاصِيْهِ فَإِنَّمَا ذَلِكَ مِنهُ اسْتِدْرَاجٌ