KLIKREAD.COM - Janganlah kita merasa takut kehilangan rezeki, ditinggal pergi pelanggan.
Atau kaburnya calon pembeli, hanya karena ingat kepada Allah.
Justru di situlah letak keberkahan rezeki kita, yang insya Allah dengan izin Allah justru akan terus bertambah, melimpah dalam ridha-Nya.
Sebaliknya, marilah kita tumbuhkan rasa takut manakala ditinggalkan oleh Allah disebabkan kita lebih mengutamakan perniagaan.
Baca Juga: Ternyata Inilah Pahalanya Saat Shalat Semalam Suntuk
Dan juga urusan duniawi daripada mendengar dan melaksanakan titah perintah-Nya.
Serta lebih mengutamakan keuntungan materi dibandingkan keberkahan-Nya.
Jika kita benar-benar mengimani bahwa Allah adalah Robb (Tuhan Pencipta, Pemilik dan Pengatur alam semesta).
Maka seharusnya kita tidak perlu menghalalkan segala cara untuk mencari rezeki.
Baca Juga: Jangan Bersumpah Menyebut Selain Nama Allah SWT
Faidah dari Tajridut Tauhid hal. 18 oleh Al Maqrizi (wafat 845 H).
Allah memperingatkan kita akibat kefasikan kita itu :
وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنْسَاهُمْ أَنْفُسَهُمْ أُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ ( ) لَا يَسْتَوِي أَصْحَابُ النَّارِ وَأَصْحَابُ الْجَنَّةِ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ هُمُ الْفَائِزُونَ ( )
Artinya : “Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah.