Dari SD Al Kaffah, empat siswa maju ke depan, Arkenzie Raffertha Rinaldi kelas V, Zaneta Agila Shareeva kelas V, Ayatul Khusna Mushowir kelas V, dan Althaf Rayi Wiranda kelas IV.
Mereka mengkampanyekan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Gerakan Rukun Sama Teman untuk menciptakan sekolah yang ramah, aman, dan nyaman.
Kepala Sekolah Saiful Nasri mengaku bangga. Menurutnya, capaian ini adalah hasil kerja sama seluruh keluarga besar sekolah, yayasan, komite, hingga orang tua siswa.
Baca Juga: Wali Kota Batam: Kasus Hukum Individu Tak Ganggu Perjanjian KSP Pasar Induk Jodoh
"Alhamdulillah kami sangat bersyukur. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan di SD Al Kaffah Batam," ujar Saiful saat diwawancarai, Senin 24 Agustus 2026.
Ia optimis timnya bisa bicara banyak di final. Selain pembekalan dari Kemendikdasmen di Yogyakarta, sekolah juga punya modal program unggulan seperti Kopassus Cilik, Duta Anak Sholeh, dan Gerakan Sekolah Bersih.
"Harapan kita bisa meraih juara di salah satu dari empat bidang yang dilombakan. Syukur-syukur bisa untuk empat bidang semuanya," harap Saiful.
Baca Juga: Pimpin Rapat MBG, Wagub Nyanyang Tegaskan Keamanan Pangan dan Tata Kelola SPPG di Kepri
Arkenzie, salah satu delegasi SSD 2026 SD Al Kafafah Batam, mengaku bangga bisa membawa nama sekolah ke tingkat nasional.
Ia bersama tiga rekannya berjanji akan tampil maksimal.
"Mau lebih sungguh-sungguh lagi. Targetnya bisa juara pertama tingkat nasional," kata Arkenzie.
Baca Juga: Polresta Barelang Gelar Sertijab, Posisi Kasat Reskrim hingga Empat Kapolsek Resmi Berganti
Hal yang sama juga disampaikan Zaneta, Ayatul, dan Althaf. Keempatnya berkomitmen menjadi penggerak kebiasaan positif di sekolah.
Turut hadir saat wawancara, Ketua Pembina Yayasan Al Kaffah Batam Lailan, pengurus komite, serta orang tua wali dari para delegasi. ***