kepri

Pasca Kebakaran, Kades Mampok Himbau Warga Untuk Tidak Membakar Lahan Di Musim Kemarau

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:31 WIB
Kepala Desa Mampok, Dharmawizar, bersama instansi terkait yang terlibat dalam pemadaman, Senin 24 Agustus 2026. (Ropi Kahardi )

KLIKREAD.COM, Anambas– Pasca kebakaran lahan di dua lokasi Jalan Batak dan Gelugur wilayahnya, Kepala Desa Mampok, Dharmawizar, mengimbau seluruh warga untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. 

Imbauan ini disampaikan Senin, 24 Agustus 2026, menyusul kejadian kebakaran yang menghanguskan lahan kebun di Gelugur, Desa Mampok, Kecamatan Jemaja, Anambas.

"Musim kemarau seperti ini sangat rawan. Satu korek api saja bisa jadi kebakaran besar. Kemarin kita sudah buktikan, asapnya sampai mengganggu warga dan aktivitas," ujar Dharmawaizar

Beliau menegaskan, pembakaran lahan tidak hanya merugikan diri sendiri tapi juga orang banyak. Selain dampak kesehatan berupa ISPA, asap juga bisa mengganggu jarak pandang dan transportasi lainnya di sekitar Jemaja.

Baca Juga: Ulah Nakal Pemilik Lahan Picu Kebakaran di Desa Mampok

Perihal pembersihan lahan, tambahnya, warga bisa menggunakan cara lain. Bisa dicacah, digemburkan, atau dikompos. 

"Kalau ada yang kedapatan membakar, akan kami tindak sesuai aturan dan laporkan ke pihak berwajib. Kita jaga Desa Mampok tetap aman, bebas asap. Kesehatan anak-anak dan orang tua kita yang jadi taruhannya," ucapnya

Pasca kebakaran yang terjadi di dua lokasi Jalan Batak dan Gelugur, Desa Mampok, Dharmawaizar juga mengucapkan terimasih atas responship kesigapan petugas dalam proses pemadam.

Baca Juga: Menjaga Ritme Kerja, Kemenag Batam Pacu Kinerja Pegawai Lewat Apel Pagi

"Terimakasih kepada instansi dan tim yang terlibat. Berkat kerja keras dan kesigapan petugas api berhasil di padamkan, " katanya

Terkini