KLIKREAD.COM, Tanjungpinang – Wakil Walikota Tanjungpinang Raja Ariza, menilai lomba Dragon Boat 2026 atai Perahu Naga bukan hanya sebuah perlombaan.
Melainkan cerminan kekuatan budaya bahari, persatuan, serta kebersamaan yang telah menjadi warisan masyarakat dari masa ke masa.
"Kmi mengapresiasi atas terselenggaranya Lomba Perahu Naga ini, karena tidak hanya menghadirkan semangat kompetisi olahraga.
Baca Juga: Gubernur Ansar Usulkan Anggaran 200 Miliar Revitalisasi 217 Sekolah di Provinsi Kepri
Tetapi juga menjadi wadah pelestarian budaya serta mempererat hubungan sosial masyarakat," ujar Raja Ariza.
Saat itu Raja Ariza menghadiri pembukaan perlombaan Perahu Naga (Dragon Boat) dalam rangka Sembahyang Keselamatan Laut Pelantar III.
Acara digelar di kawasan perairan Pelantar III, Jumat 26 Juni 2026.
Perlombaan yang diinisiasi oleh Yayasan Sangharama Bodhissattva Tanjungpinang ini menjadi bagian dari rangkaian tradisi masyarakat Tionghoa yang hingga kini masih terjaga dan diwariskan lintas generasi.
Menurut Raja Arixza, tradisi perahu naga memiliki nilai yang sangat kuat, mulai dari kebersamaan, kekompakan, hingga semangat gotong royong yang menjadi bagian dari karakter masyarakat pesisir.
“Perahu naga bukan hanya sebuah perlombaan, tetapi juga mencerminkan kekuatan budaya bahari, persatuan.
Serta kebersamaan yang telah menjadi warisan masyarakat dari masa ke masa,” katanya.
Ia berharap kegiatan budaya seperti ini dapat terus dilestarikan dan dikembangkan.