KLIKREAD.COM, Kepri - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Sakti Wahyu Trenggono menilai, program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sangat relevan diterapkan di Kepulauan Riau (Kepri).
Maka dari itu, ia meminta agar dipersiapkan sedikitnya 100 KNMP sebagai bagian dari Program Strategis Nasional (PSN).
Penilaian Menteri Sakti Wahyu Trenggono itu disampaikan pada saat kunjungan kerja (kunker) ke Kepri belum lama ini.
Baca Juga: Lewat 20 Mei, Pelanggan PLN Batam Terancam Putus Listrik dan Sanksi Pembongkaran Meter
Pernyataan Menteri KKP tersebu kembali disampaikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat memimpin rapat Pemenuhan Kelengkapan Persyaratan dan Pemantapan Data Usulan Pembangunan KNMP Provinsi Kepri Tahun 2026.
Rapat digelar di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin 18 Mei 2026 kemarin.
“Pak Menteri KKP RI meminta Kepri menyiapkan sedikitnya 100 calon KNMP, karena beliau menilai program ini sangat potensial dikembangkan di wilayah kepulauan seperti Kepri,” kata Gubernur Ansar.
Baca Juga: Sambut Hari Raya Idul Adha, Pemko Batam akan Gelar Pawai Takbir dan Lomba Mobil Hias
Program KNMP sangat relevan diterapkan di Kepri, kata Ansar, mengingat 98 persen wilayah Kepri merupakan lautan dan sebagian besar masyarakatnya bergantung pada sektor kelautan dan perikanan.
“Program ini sangat cocok untuk meningkatkan standar hidup nelayan di Kepri.
Karena itu saya meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota benar-benar mendukung dan menuntaskan program ini,” tegas Ansar.
Ia juga meminta seluruh daerah memastikan kesiapan lokasi pembangunan, mulai dari legalitas lahan milik pemerintah daerah, akses jalan, ketersediaan air bersih.
Hingga jaringan listrik agar proses pembangunan KNMP dapat berjalan optimal pada tahun 2026 ini.