kepri

Datangkan CETS UII Yogyakarta, Pemko Batam Siapkan Strategi Baru Pengelolaan Sampah Solusi Jangka Panjang

Senin, 18 Mei 2026 | 18:52 WIB
Walikota Batam Amsakar Achmad saat membuka kegiatan Penyampaian Laporan Akhir Kajian Optimalisasi dan Strategi Tata Kelola Pengangkutan Sampah Kota Batam di Grand Ballroom AP Premiere, Jodoh, Batuampar.(Foto:ig Diskominfo Batam)

KLIKREAD.COM, Batam - Walikota Batam Amsakar Achmad menegaskan, bahwa pengelolaan sampah membutuhkan langkah strategis yang disusun berdasarkan analisis ilmiah.

Dan juga rekomendasi para ahli agar kebijakan yang diambil dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Maka dari itu, pihaknya menyiapkan strategi baru dalam pengelolaan sampah untuk solusi jangka panjang.

Baca Juga: Jaga Kenaikan Inflasi, Pemko Tanjungpinang Terus Perkuat Langkah Pengendalian Stabilitas Harga Kebutuhan Masyarakat

Penegasan tersebut disampaikan Amsakar saat membuka kegiatan Penyampaian Laporan Akhir Kajian Optimalisasi dan Strategi Tata Kelola Pengangkutan Sampah Kota Batam.

Acara digelar di Grand Ballroom AP Premiere, Jodoh, Batuampar, Senin 18 Mei 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, pimpinan perangkat daerah, camat, dan lurah se-Kota Batam.

Baca Juga: Cegah Risiko Koprupsi Dilingkungan Pemko Tanjugpinang, Wawako Raja Ariza Berharap Perangkat Daerah Lebih Pahami SPIP

Pemko Batam terus memperkuat komitmen dalam membenahi sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Upaya tersebut dilakukan melalui penyusunan strategi tata kelola persampahan berbasis kajian ilmiah bersama Center for Environmental Technology Study (CETS) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

“Kami ingin pengelolaan sampah di Batam memiliki arah penyelesaian yang jelas dan terukur sesuai rekomendasi para pakar.

Baca Juga: Pesatnya Arus Teknologi dan Informasi, Pelestarian Budaya Lokal Perlu Diperkuat Dikalangan Generasi Muda

Setiap kebijakan harus dibangun melalui analisis yang cermat,” ujar Amsakar.

Menurutnya, hasil kajian tersebut akan menjadi bahan penting dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Sampah yang saat ini tengah dibahas bersama DPRD Kota Batam.

Halaman:

Tags

Terkini