kepri

Paparkan Potensi KPBPB, Gubernur Ansar Tegaskan Kepri Siap Menjadi Beranda Investasi Indonesia

Sabtu, 25 April 2026 | 21:08 WIB
Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menjadi nara sumber dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Jumat 24 April 2026.(Foto:Diskominfo Kepri)

KLIKREAD.COM, Kepri - Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) siap menjadi beranda investasi di Indonesia.

Penegasan Gubernur Ansar ini saat menjadi narasumber dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Jumat 24 April 2026.

Saa itu Ansar mengupas pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Bintan dan Karimun sebagai motor pertumbuhan ekonomi, sekaligus magnet investasi di wilayah perbatasan Indonesia.

Baca Juga: Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan dan Pengangguran, Gubernur Kepri Terima Dua Penghargaan Nasional Bergengsi di Ajang NGA 2026

Dalam dialog bertajuk "Tangan Dingin dalam Membangun Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan dan Karimun di Perbatasan Indonesia".

Gubernur Ansar yang juga Ketua Dewan Kawasan KPBPB Bintan dan Karimun, memaparkan berbagai strategi percepatan pengembangan kawasan, mulai dari penguatan iklim investasi, pembangunan infrastruktur pendukung.

Hingga optimalisasi posisi strategis Kepri di jalur perdagangan dunia.

Baca Juga: Di tengah Gempuran Budaya Modern, LASQI Miliki Peran Penting Lestarikan Seni Budaya Qasidah

Ansar menegaskan KPBPB Bintan dan Karimun dirancang sebagai ekosistem pro-bisnis yang mampu menarik investasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“KPBPB Bintan dan Karimun kita siapkan sebagai kawasan yang ramah investasi, dengan berbagai kemudahan mulai dari insentif fiskal, percepatan perizinan.

Hingga dukungan infrastruktur yang memadai agar investor merasa nyaman dan yakin menanamkan modalnya di Kepri,” ujar Ansar.

Baca Juga: Matangkan Rencana Pembangunan RSUD, Walikota Tanjungpinang Laporkan Hasil IP4T ke Dirjen Penetapan dan Pendaftaran Tanah

Keunggulan utama kawasan ini kata Ansar, terletak pada insentif fiskal yang kompetitif, kemudahan layanan investasi melalui Badan Pengusahaan dan sistem OSS.

Serta dukungan kawasan industri, maritim, dan pariwisata yang terus berkembang.

Halaman:

Tags

Terkini

Ketua DPRD Kota Batam Terima Audiensi FPK

Minggu, 5 Juli 2026 | 15:06 WIB