Ia menegaskan bahwa kemajuan ekonomi Batam harus berjalan seiring dengan kelestarian alam. Pembangunan pesat tanpa tata kelola sumber daya air yang berkelanjutan hanya akan menjadi pertumbuhan yang rapuh.
Baca Juga: Menjaga Asa Petani, Komitmen Pemprov Riau Kawal Stabilitas Harga Sawit Raih Apresiasi Nasional
Apresiasi senada diungkapkan oleh perwakilan PT McDermott Indonesia, Thomas A. Labrie.
Ia berharap jejak hijau yang mereka tanam hari ini tak hanya berdampak positif bagi ekosistem Sei Nongsa, tetapi juga memantik kesadaran lingkungan yang lebih luas di tengah masyarakat Batam.
Aksi penanaman ini kian semarak dengan kehadiran berbagai elemen lintas sektor.
Mulai dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri, DLH Kota Batam, Polsek Nongsa, PT Air Batam Hulu, hingga para akademisi dan mahasiswa dari Universitas Ibnu Sina Batam.
Baca Juga: Tak Lagi Terisolasi Lautan, Warga Perbatasan Kepri Bersiap Menyambut Era 'Merdeka Sinyal'
Langkah kecil di tepi Bendungan Sei Nongsa ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah pesatnya pembangunan fisik Kota Batam.
Komitmen untuk merawat bumi dan menjaga kelangsungan air bagi generasi mendatang tetap menjadi prioritas yang utama.***
Artikel Terkait
Tak Lagi Terisolasi Lautan, Warga Perbatasan Kepri Bersiap Menyambut Era 'Merdeka Sinyal'
Menjaga Asa Petani, Komitmen Pemprov Riau Kawal Stabilitas Harga Sawit Raih Apresiasi Nasional
Tak Perlu Luar Negeri, RSBP Batam Buktikan Layanan Stroke Lokal Berstandar Internasional
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, Titik Api Diduga dari Lantai 11 yang Direnovasi
Bawa Nama Daerah ke Tingkat Nasional, Pramuka Tanjungpinang Siap Untai Cerita dan Pengalaman di Jamnas XII