Jangkau Pesisir Galang, Kemenag Batam Tanamkan Nilai Toleransi dan Anti-Bullying di SMPN 22

photo author
Muhammad Kamil, Klik Read
- Sabtu, 8 Agustus 2026 | 13:08 WIB
Dengan mengangkat tema "Bullying, Toleransi, dan Bijak Bermedia Sosial", pertemuan di tutup sesi photo bersama. (Humas Kemenag Batam )
Dengan mengangkat tema "Bullying, Toleransi, dan Bijak Bermedia Sosial", pertemuan di tutup sesi photo bersama. (Humas Kemenag Batam )

KLIKREAD.COM, Batam - Angin pagi di Tanjung Kertang, Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang berhembus menyejukkan halaman SMP Negeri 22 Batam pada Jumat 7 Agustus 2026. 

Di salah satu sudut ruang kelas pulau pesisir ini, gelak tawa dan riuh antusiasme puluhan siswa Kristen menyatu dalam suasana hangat sejak pukul 08.00 WIB.

​Pagi itu, kelas kedatangan tamu istimewa, tim Penyuluh Agama Kristen dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam. 

Langkah kaki para penyuluh menembus wilayah pesisir perbatasan ini membawa satu misi sederhana namun mendalam, yaitu merawat mentalitas dan menguatkan karakter anak-anak di pulau terdepan Nusantara.

Baca Juga: Impian Pendidikan Tanpa Batas: Cerita Anak Hinterland Batam Menuju Kampus Impian

​Dengan mengangkat tema "Bullying, Toleransi, dan Bijak Bermedia Sosial", pertemuan selama dua jam tersebut berjalan sangat interaktif. 

Jauh dari kesan kaku, sesi bimbingan dikemas santai melalui dialog dua arah yang menyentuh keseharian para siswa.

​Penyuluh Agama Kristen Kemenag Batam, Tulus Sihombing, hadir membagikan pesan-pesan menggugah. 

Ia mengajak anak-anak pesisir Galang untuk percaya diri menonjolkan potensi diri dan berani tampil sebagai pembuat perubahan positif.

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Olahraga, BP Batam Racik Masa Depan Talenta Muda Lewat Festival Sepak Bola Usia Dini

​"Anak-anak generasi penerus bangsa harus menjadi pembawa solusi, bukan sumber masalah. 

Mari kita bersama-sama stop perundungan, saling menghargai tanpa membeda-bedakan, dan menggunakan media sosial dengan santun serta bijak," tutur Tulus di hadapan para siswa yang menyimak penuh perhatian.

​Spontanitas para pelajar terpancar sepanjang acara. 

Mereka aktif bertanya, berbagi cerita, hingga mengutarakan janji bersama untuk saling menjaga rasa aman dan menciptakan suasana sekolah yang harmonis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muhammad Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X