KLIKREAD.COM, Jakarta - Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Hariqo Wibawa Satria, mengklaim belum pernah ada yang menjalankan program cek kesehatan gratis (CKG) sejak Indonesia merdeka.
Kecuali hadir pada masa pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Belum pernah sejak Indonesia ini merdeka, ada pemeriksaan kesehatan preventif, sekarang namanya Cek Kesehatan Gratis.
Baca Juga: Jumlah Meninggal Peserta Latsarmil Calon Manejer KDKMP dan KNMP Bertambah Jadi 5 Orang
Sekarang 100 juta orang sudah mendapatkan manfaat dari program ini," tutur Hariqo di Hotel AONE, Jakarta Pusat, Sabtu 27 Juni 2026.
Hariqo menuturkan, program pemeriksaan kesehatan massal pertama dalam sejarah Republik Indonesia ini menyasar seluruh penduduk tanpa biaya sepeserpun.
"Bukan hanya cek kesehatannya gratis, pengobatan gratis pada 15 hari pertama," ucapnya.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan 300 Hadiah Sayembara Poling Pilih Logo HUT RI Ke-81
Sebagai tindak lanjut, CKG tidak hanya berfokus pada skrining, tetapi langsung memberikan pengobatan dan perawatan medis secara gratis.
Hal ini guna yang terdeteksi memiliki masalah kesehatan menggunakan BPJS Kesehatan.
"Kemudian setelah itu lanjutkan dengan BPJS gratis. Sehingga sekarang kalau ada teman-teman kita misalnya kalau dia sakit, tiba-tiba dia nunggak iuran, sebaiknya bisa juga kita sarankan, aktifkan saja BPJS-nya," tuturnya.
Baca Juga: Hasil Survei Litbang Kompas Tingkat Kepercayaan Polri Naik Jadi 82,4%
Menurut Hariqo, BPJS Kesehatan akan sangat membantu proses pengobatan masyarakat selama peserta mengikuti semua prosedur yang ada.
"Itu kan ditanggung pengobatannya. Asal mengikuti semua prosedur-prosedur," jelas dia.