Amerika Serikat akan mengerahkan dua tim SAR beranggotakan 79 orang ke Turki dan Suriah.
Sementara itu UEA akan mengirim bantuan kemanusiaan senilai 13,6 juta dolar AS. Inggris berjanji akan mengirim 76 spesialis, peralatan, dan anjing penyelamat.
Setelah gempa magnitudo 7,8 masih terjadi puluhan kali gempa susulan. Berdasarkan catatan laman badan cuaca dan geofisika Amerika Serikat (USGS), seperti dilaporkan antara, terjadi 34 kali gempa susulan di Turki.
Gempa susulan berkekuatan besar ini memiliki skala paling rendah Magnitudo 4,2 sampai tertinggi Magnitudo 7,5.
Sebagai perbandingan, gempa Cianjur, Jawa Barat pada 21 November 2022 memiliki kekuatan Magnitudo 5,6 dan menewaskan sekitar 630-an orang.
Turki dikenal terletak di salah satu zona gempa paling aktif di dunia. Gempa besar dengan jumlah korban ribuan beberapa kali terjadi.
Pada tahun 1939, misalnya, Turki pernah diguncang gempa dahsyat dengan korban meninggal dunia 33.000 orang.
Lalu pada tahun 1999, juga terjadi gempa yang mengakibatkan lebih dari 17.000 orang meninggal di wilayah barat laut Turki.***