"Ya sekelebat saja sosok hitam, padahal pinggir ada pembatas jalan dan tebing. Bulu kuduk langsung berdiri," tandas lelaki asal Petir ini.
Ketika ditanya apakah yang order itu manusia, Azis hanya tertawa.
Baca Juga: LENGKAP CUY! 15 Kunci Jawaban Games Shopee Tebak Kata Tantangan Harian Selasa 11 Oktober 2022
Narasumber lain, sebut saja namanya Rafi, pengguna jalan yang pernah melewati Tanjakan Bangangah di malam hari juga mengungkapkan cerita horor yang dia alami.
Suatu hari, selepas Magrib teman Rafi meminta dijemput di Kecamatan Sumur, Pandeglang.
Karena jalur Serang-Pandeglang saat itu macet, atas saran temannya, Rafi memutuskan lewat Padarincang-Ciomas di Kabupaten Serang dan tembus ke Mandalawangi, Pandeglang.
Ketika itu, Rafi ditemani dua orang, sebab kalau sendiri merasa risih.
Sesampainya di turunan Tanjakan Bangangah, Rafi mengungkapkan bahwa dia melihat jalan ada dua lajur.
"Ini kok jalan ada dua lajur, kita pilih yang kiri atau kanan?" ungkap Rafi yang bertanya pada temannya.
Kata Rafi, saat itu temannya menjawab jika hanya ada satu lajur.
"Langsung saya istigfar dan tetap di lajur yang saya pakai atau lajur kiri, alhamdulillah," ungkapnya mengisahkan cerita horor yang ia alami di Tanjakan Bangangah.*