KLIKREAD.COM - Motor matic bergetar saat digas biasanya disebabkan oleh masalah transmisi CVT (Continuous Variable Transmission).
Berbeda dengan transmisi otomatis, perpindahan gigi pada transmisi CVT berlangsung secara terus-menerus seiring putaran mesin.
Pada CVT, tenaga mesin disalurkan melalui kruk as (crankshaft) ke pulley bagian depan dan menyalurkan tenaga ke pulley bagian belakang menggunakan v-belt.
Baca Juga: Lakukan Perawatan Mobil Terlebih Dahulu Sebelum Mudik Biar Perjalanan Nyaman Tanpa Hambatan
Bila motor matic bergetar saat digas di putaran bawah atau saat RPM rendah, komponen-komponen CVT tadi mungkin mengalami masalah berikut ini.
1. Rumah CVT kotor
Pertama, rumah (housing) CVT kotor sehingga menghambat kinerja komponen transmisi. Bila dibiarkan, kotoran bisa merambat ke pulley dan kopling.
2. Pemasangan spacer tidak benar
Penyebab selanjutnya yaitu pemasangan spacer antara sliding/variable sheave dan fixed sheave tidak benar.
Baca Juga: Pemilik Honda Beat, Perlu Perhatikan Komponen Busi agar Perfoma Motor Tetap Stabil
Alhasil, putaran pada sliding atau variable sheave terasa kasar sehingga motor bergetar ketika mengawali tarikan gas.
Spacer sendiri berfungsi sebagai poros antara kedua komponen tersebut sehingga sliding sheave bisa berputar secara imersif dan lembut seiring weight roller menarik v-belt.
3. V-belt getas
V-belt berfungsi sebagai penghubung antara pulley primer (depan) dan pulley sekunder (belakang).