Debu atau kotoran yang masuk ke mesin dapat mempercepat keausan komponen ini.
Baca Juga: Tidak Hanya Sekadar Pajangan, Spakbor Motor Memiliki Peran Lebih Penting Menjaga Mesin Motor
Karena itu, kamu harus rutin mengganti filter oli dan mengerjakan servis rutin supaya kotoran tidak mengendap dan merusak bagian internal mesin.
4. Kualitas Piston yang Rendah
Piston yang tidak original atau dibuat dari bahan berkualitas rendah umumnya lebih mudah rusak.
Seperti penjelasannya di poin kedua, pada kondisi ekstrim, piston jenis ini bisa meleleh atau berubah bentuk, yang tentu saja berisiko besar terhadap performa motor.
Baca Juga: Jangan Remehkan, Ternyata Membersihkan Throttle Body Motor Penting untuk Jaga Perfoma Kendaraan
Kalau sudah muncul gejala seperti di atas, artinya kamu perlu segera memeriksa kondisi piston.
Piston yang rusak sebaiknya langsung kamu ganti agar tidak memengaruhi komponen mesin lainnya.***