Tanpa spakbor, bukan hanya kamu dan penumpang yang kotor, tapi juga berisiko mengganggu pengendara lain di belakang.
Apalagi jika musim hujan, komponen ini wajib ada untuk memastikan perjalanan tetap bersih dan nyaman.
Jadi, pastikan komponen ini tidak dimodifikasi berlebihan atau dipotong, ya.
Baca Juga: Jika Ingin Touring, Ini Aksesoris Motor Wajib Dipakai
3. Melindungi Komponen Internal Motor
Saat motor melaju, maka debu, kerikil, atau lumpur bisa dengan mudah masuk ke area mesin atau sistem kelistrikan.
Kehadiran spakbor akan membantu mengurangi potensi masuknya kotoran masuk menumpuk di bagian-bagian penting motor, misalnya mesin, injektor, dan filter udara.
Jika kotoran dibiarkan menumpuk, maka performa mesin bisa terganggu dan menimbulkan kerusakan jangka panjang.
Bahkan, sistem pembakaran juga bisa terganggu akibat debu yang masuk ke injektor.
Baca Juga: Ternyata Jump Terdapat Cara alternatif untuk Menghidupkan Mobil Aki yang Soak
4. Mengurangi Risiko Kena Tilang
Spakbor ternyata merupakan salah satu komponen wajib motor berdasarkan aturan pemerintah.
Hal ini tercantum pada PP No. 55 Tahun 2012 Pasal 40, yang menyatakan bahwa setiap motor harus dilengkapi dengan spakbor yang berfungsi dengan baik.
Jika tidak mematuhinya, maka kamu bisa terkena sanksi berupa denda hingga Rp250.000 atau hukuman kurungan selama satu bulan.
Dengan adanya aturan ini, maka polisi lalu lintas berhak menindak semua pengendara yang motornya tidak memenuhi kelengkapan standar tersebut.