“Tren penurunan LCGC di Indonesia tidak bisa lagi dibaca hanya sebagai fluktuasi siklus pasar.
Tetapi sebagai sinyal kuat bergesernya aspirasi kelas menengah dari sekadar “mobil termurah” menjadi “mobil paling masuk akal” dalam hal nilai, citra, dan biaya operasional jangka panjang,” ujar dia.
Sehingga, konsumen di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan sampai Makassar, tren “low cost EV” sangat berpotensi untuk menggantikan peran LCGC yang saat ini mulai dilihat pasar sebagai kendaraan yang sudah tidak rendah lagi.
“Jika range harganya tetap stabil, ia (LCEV) akan menguat sebagai pilihan utama kelas menengah urban.
Baca Juga: Begini Teknik Cara Penggunaan Tarikan Gas Motor saat Berada di Tikungan
Tetapi, pergeserannya terjadi bertahap dan tidak serta-merta,” lanjut dia.
Secara keseluruhan, penjualan kendaraan di Indonesia dari data Gaikindo menunjukkan tren yang meningkat untuk segmen Wholesales yang mencapai 74.020 unit atau meningkat 19,23 persen dari bulan sebelumnya.***