KLIKREAD.COM - Kestabilan mobil saat berkendara sangat penting diperhatikan tiada lain untuk kenyamanan dan keselamatan.
Jika link stabilizer yang rusak bisa membuat mobil oleng, setir berat, atau menimbulkan bunyi aneh.
Berikut ini terdapat ciri-cirinya stabilizer rusak bisa segera diketagui diantaranya:
1. Muncul Suara "Klak-Klak" atau "Kruk-Kruk"
Baca Juga: Morbidelli T252X Motor Produk Italia Siap Bersaing di Segmen Adventure Bike
Salah satu tanda paling mudah dikenali adalah munculnya suara “klak-klak”, “kruk-kruk”, atau terkadang “gemeretak” saat mobil melaju di jalan bergelombang atau melewati lubang.
Bunyi ini biasanya berasal dari link stabilizer yang sudah aus atau longgar, akibat karet bushing yang getas atau sambungan yang kendur.
2. Mobil Terasa Oleng atau Miring Saat Berbelok
Jika Anda merasakan mobil terasa oleng atau bodinya miring berlebihan saat berbelok, itu pertanda link stabilizer mulai kehilangan fungsinya.
Baca Juga: Perlu Pahami Inilah Komponen Chassis Terdapat pada Mobil Kesayangan Anda
Komponen ini seharusnya menahan guncangan dan menjaga keseimbangan bodi mobil, terutama saat menghadapi gaya sentrifugal di tikungan.
3. Setir Sulit Kembali ke Posisi Tengah
Normalnya, setelah berbelok, setir akan kembali perlahan ke posisi lurus.
Namun, ketika link stabilizer bermasalah, setir bisa terasa berat atau sulit kembali sendiri.