4. Periksa Selang dan Tutup
Pastikan selang radiator tidak bocor dan bebas kerusakan yang dapat menimbulkan kebocoran cairan pendingin.
Cek juga tutup radiator, pastikan posisinya rapat agar tekanan sistem tetap stabil dan sirkulasi cairan optimal.
Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Terjadinya Kerak Oli pada Mesin
5. Ganti Coolant
Ganti coolant sesuai jadwal servis yang disarankan, biasanya setiap 1–2 tahun atau 36.000–40.000 km.
Penggantian rutin menjaga cairan tetap bersih dan kandungan pelindungnya berfungsi maksimal mencegah korosi.
6. Lakukan Servis di Bengkel
Bawa motor ke bengkel terpercaya untuk pemeriksaan rutin agar seluruh komponen radiator dicek secara profesional.
Servis berkala membantu mendeteksi masalah lebih awal dan mencegah kerusakan lebih besar pada sistem pendingin.
7. Perhatikan Kondisi Cairan
Periksa warna dan kejernihan coolant setiap kali servis agar kualitas cairan tetap optimal untuk pendinginan mesin.
Cairan yang berubah warna atau keruh menandakan perlu diganti, karena kemampuan pendinginan dan proteksi berkurang.
Merawat sistem pendinginan motor sangat penting untuk menjaga performa dan kenyamanan berkendara sehari-hari.