Tensioner merupakan komponen yang berfungsi untuk mengatur ketegangan pada timing chain.
Jika kinerja tensioner lemah atau adanya kerusakan, hal ini dapat memengaruhi kinerja keteng secara keseluruhan.
Baca Juga: Hati-hati Efek Air yang Masuk ke Mesin Bisa Berisiko Kerusakan Tinggi pada Kendaraan
3. Jarang Mengganti Oli
Kelalaian dalam merawat motor juga menjadi penyebab umum rusaknya keteng motor Anda.
Salah satunya adalah jarang mengganti oli atau pelumas. Tanpa oli yang berkualitas baik, maka kinerja keteng akan cepat aus.
Inilah alasan mengapa penting untuk Anda rutin mengganti oli pada periode tertentu.
Lalai dalam mengganti oli tidak hanya berpengaruh pada kinerja keteng.
Baca Juga: Inilah Penyebab Mobil Terjadi Oleng, dan Begini Cara Mengatasinya
4. Mengemudi Motor dengan Kasar
Faktor penyebab kerusakan pada rantai keteng berikutnya adalah kebiasaan berkendara pemilik motor.
Saat Anda mengendarai motor dengan ugal-ugalan, komponen keteng akan mudah rusak.
Baca Juga: Jangan Panik, Begini Cara Mencegah Mesin Mobil Overheat Saat Terjebak Macet Arus Mudik
Selain itu, jika Anda sering geber-geber gas motor, maka akan berpengaruh pada komponen keteng.
Manuver terlalu cepat dan tiba-tiba juga memengaruhi kondisi keteng dalam jangka panjang.