KLIKREAD.COM - Teknik engine brake (rem mesin) semakin sering dibicarakan. Sebab teknik ini sebagai salah satu cara memperlambat kendaraan secara aman dan efisien.
Namun, apa sebenarnya rem mesin itu, bagaimana cara kerjanya, kapan harus digunakan, serta apa kelebihan dan risikonya?
Berikut ulasan agar Anda lebih paham sebelum menerapkannya di jalan.
Baca Juga: Perlu Pahami Inilah Fungsi dan Manfaat Engine Brake
Saat kendaraan melaju dan transmisi diturunkan ke gigi lebih rendah, putaran mesin (RPM) akan meningkat, lalu mesinnya memberikan efek tahan pada roda.
Energi kinetik kendaraan diubah menjadi kerja mesin yang tertahan oleh kompresi.
Sehingga laju kendaraan secara bertahap melambat tanpa harus sering menginjak pedal rem.
Pada kendaraan matic, sebagian model terbaru sudah memiliki fitur manajemen engine brake otomatis pada mode tertentu (contoh: L, S, dan M pada transmisi CVT).
Baca Juga: Suzuki V-Strom 250SX Sangat Cocok Dibawa Touring dalam Segala Medan
Berbeda dengan kendaraan seperti bus, truk atau beberapa motor sport, terdapat fitur tambahan exhaust brake serta slipper clutch.
Tujuannya supaya pengereman lebih baik dan juga aman.***