KLIKREAD.COM - Jarum indikator bensin berada di huruf E secara umum membuat pengendara waspada dan khawatir sehingga langsung mencari SPBU.
Hal ini tidak salah karena memang fungsinya demikian, namun pada kondisi ini Anda perlu memahami bukan berarti isi tangki sudah kosong.
Sebagian orang mengartikan huruf E pada indikator bensin menandakan 'Empty' atau kosong dimana posisinya berlawanan dengan huruf F yang berarti tangki 'full' atau penuh.
Baca Juga: Kertas Ini Hilang, Pemilik Motor Yamaha Bakal Keluar Jutaan Rupiah
Ada pula yang menganggapnya 'Emergency' atau darurat.
Dikutip dari otomotif cnn, apapun penjelasan yang Anda pilih, bila jarum sudah di E artinya tangki bensin tinggal tersisa cadangan sekitar 10-15 persen bensin tersisa dari total kapasitas.
Kapasitas tangki bensin berbeda-beda sesuai jenis mobilnya, jadi Anda perlu tahu spesifikasi kendaraan yang sedang digunakan.
Baca Juga: Cara Bersihkan Sunroof Mobil Biar Tak Bocor Saat Hujan
Misalnya Toyota Avanza kapasitas tangki bensinnya 43 liter, bila sudah di E berarti minimal sisa 4,3 liter.
Walau ketika jarum di E tak berarti tangki bensin kosong, terlalu sering mengisi bensin di posisi ini dapat menimbulkan dampak negatif sebagai berikut:
Pompa bahan bakar biasanya didinginkan dan dilumasi bensin yang mengalir.
Jika tangki bensin kosong, pompa bahan bakar dapat menjadi lebih cepat panas dan berisiko mengalami keausan atau kerusakan lebih cepat.
Baca Juga: Begini Cara Mudah Mengecek Kondisi Evaporator AC Mobil yang Kotor
Aliran bensin melalui injector membantu membersihkan kotoran atau endapan yang mungkin terbentuk di dalamnya.