Yang agak unik lagi adalah, Portugal meminta kepada FIFA agar gol tersebut disahkan milik Ronaldo. Ini adalah sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi FIFA.
FIFA sendiri menganggap bahwa teknologi Al Rihla tak mungkin salah, karena chip tersebut juga berfungsi untuk pendeteksian offside dan garis gawang. Hanya saja Ronaldo tetap mengklaim dirinya lah pencetak gol tersebut.***