Pemain muda Ghana itu juga aktif memberikan umpan dan menciptakan peluang berbahaya di kotak penalti Korea Selatan.
Namun akibat kekalahan ini asisten pelatih Timnas Korea Selatan, Sergio Costa marah dengan perlakuan wasit kepada timnya.
Ia merasa timnya sangat dirugikan. Ia menilai wasit Anthony Taylor yang memimpin pertandingan bertindak tidak adil.
Baca Juga: SANGAR! Honda Varo 125 Adventure 2023 Siap Ramaikan Pasar Otomotif Tanah Air
Di laga itu, Korea Selatan yang seharusnya mendapatkan sepakan pojok di menit-menit akhir tambahan waktu malah dibiarkan.
Wasit meniup peluit panjang yang membuat semua pemain Korea Selatan tidak senang.
Tak terkecuali Paulo Bento, yang setelah kejadian itu masuk ke dalam lapangan dan melakukan protes keras kepada wasit.
Akibat kejadian itu ia pun harus mau terkena kartu merah.
Sergio Costa, yang menggantikan Paulo Bento, saat menjalani sesi konferensi pers setelah laga usai kembali mengungkapkan kekecewaannya kepada Anthony Taylor.
“Itu seharusnya sepak pojok. Itu adalah kesempatan terakhir untuk mencetak gol penyeimbang, tapi wasit sudah merampasnya. Bento merespon. Itu adalah protes yang sah, tetapi wasit hanya meresponnya dengan menganggap itu bukan ucapan yang pantas,” ujar Costa dengan nada marah.***