KLIKREAD - Kekalahan yang diderita oleh Argentina dan Jerman memberikan warning kepada tim-tim unggulan yang ada di Piala Dunia 2022 Qatar. Kekalahan tim-tim unggulan memberikan efek kejut kepada negara manapun di ajang FIFA empat tahunan ini.
Spanyol sebagai salah satu favorit juara juga diperingatkan dengan baik tentang konsekuensi meremehkan apa yang disebut oposisi inferior. Spanyol kemudian bermain dengan rapih dan taktis saat bersua dengan Kosta Rika di laga awalnya dalam babak penyisihan Grup E Piala Dunia 2022 Qatar.
Bahkan Spanyol seperti enggan berhenti memasukkan bola ke gawang Kosta Rika yang dikawal mantan kiper Real Madrid, Keylor Navas. Spanyol pada akhirnya meraih kemenangan bersejarah 7-0 yang merupakan kemenangan terbesar mereka di ajang Piala Dunia.
La Furia Roja yang diasuh oleh Luis Enrique memulai dengan permainan operan pendek ciri khas Spanyol. Kombinasi pemain muda seperti Pedri dan Gavi di lini tengah cukup merepotkan lapangan tengah Kosta Rika. Ditambah keseimbangan lapangan tengah dari veteran Sergio Busquets.
Baca Juga: Euforia Kemenangan Atas Argentina di Piala Dunia 2022, Pemain Arab Saudi Diberi Mobil Mewah
Sedangkan di lini depan pemain seperti Dani Olmo, Ferran Torres, dan Marco Asensio kerap merepotkan lini belakang Kosta Rika dengan pergerakan mereka yang dinamis.
Aksi operan-operan pendek akhirnya membuat Spanyol meraih keunggulan setelah hanya 11 menit Dani Olmo berhasil menceploskan bola ke gawang Navas. Gol pembuka ini memudahkan jalan Spanyol untuk mendominasi permainan.
Keunggulan itu digandakan segera setelah Jordi Alba memainkan cut-back khasnya ke tepi kotak penalti dimana Marco Asensio sudah menunggu dan langsung dalam first touch shootnya mengarah ke sudut bawah gawang Kosta Rika dan menambah skor menjadi 2-0.
Baca Juga: Alaram Bagi Pesaing di Piala Dunia 2022 Qatar, Spanyol Bantai Kosta Rika 7-0
Memasuki menit 30an, Spanyol tidak mengendurkan serangan mereka dan terus melakukan possesion football ciri khas mereka. Skor kembali berubah menjadi 3-0 setelah Jordi Alba dijatuhkan di dalam kotak penalti dan Ferran Torres mengeksekusi dengan baik hadiah penalti tersebut.
Nampaknya pada babak pertama hampir setiap 10 menit Spanyol bisa terus mencetak gol. Setiap kali Spanyol mendekati gawang Keylor Navas, bola sepertinya akan berakhir menjadi gol.
Babak kedua Spanyol tidak memberikan ruang gerak permainan bagi Kosta Rika. Pada menit ke-51, Ferran memberikan tekanan pada lini belakang Kosta Rika di tengah kekacauan pertahanan dan kegigihannya terbayar. Torres dengan mudah menceploskan bola ke gawang Navas.