Camavinga dipanggil ke skuad Prancis menyusul cederanya Paul Pogba dan N'Golo Kante. Pemain berbakat asal Real Madrid diharapkan bisa menggantikan peran para seniornya tersebut di lini tengah Prancis sang juara bertahan.
Setelah memenangkan La Liga Santander dan Liga Champions bersama Real Madrid musim lalu, Camavinga juga memiliki keuntungan ditempatkan di lini tengah bersama sesama talenta Real Madrid Aurelien Tchouameni yang sama-sama dipanggil Didier Deschamps untuk membentuk tembok kokoh di lini tengah Prancis.
Jude Bellingham (Inggris - Borussia Dortmund - 2003)
Bellingham adalah masa depan Inggris di lini tengah. Bellingham sejatinya bisa bermain sebagai gelandang pengatur serangan yang kreatif. Dia bisa diduetkan oleh gelandang pekerja keras seperti Declan Rice atau Kalvin Philips di tengah. Aksinya patut disimak nanti di Piala Dunia 2022.
Sang gelandang menjalani musim yang spektakuler bersama Dortmund sejauh ini. Bellingham sudah mencetak 9 gol dan memberikan tiga assist dalam 22 pertandingan bersama Dortmund. Bahkan ia mencetak gol dalam empat pertandingan berturut-turut di Liga Champions.
Baca Juga: Jadi Salah Satu Skuad Favorit! Berikut Daftar Pemain Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2022 Qatar
Enzo Fernandez (Argentina - Benfica - 2001)
Salah satu bintang terobosan musim ini adalah Enzo Fernandez, gelandang pekerja keras Argentin yang telah membantu Benfica melewati fase grup Liga Champions dan membantu mereka tetap tak terkalahkan di Liga Portugal.
Menyusul cederanya Giovani Lo Celso, Fernandez bisa menjadi starter untuk Argentina dan dipercaya oleh Pelatih Lionel Scaloni untuk membentuk trio lini tengah yang hampir pasti akan diisi oleh Rodrigo De Paul dan Leandro Paredes.
Ansu Fati (Spanyol - Barcelona - 2002)
Yang terakhir adalah Ansu Fati, pemilik nomor 10 warisan Lionel Messi di Barcelona. Spanyol meski tidak menjadi unggulan utma namun tetap menjadi kuda hitam untuk meraih trofi.
Fati saat ini memang performanya berada di bawah Ferran Torres, Marco Asensio, dan Pablo Sarabia, namun bukan berarti Fati tidak bisa memberikan keistimewaannya nanti di Piala Dunia 2022.
Namun, mengingat dia telah mencetak tiga gol dan memberikan tiga assist hanya dalam 700 menit terakhir ia bermain di klub, pengaruhnya sebagai pemain pengganti tidak dapat diabaikan.