sport

Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, Mengaku Menyesal Mengizinkan Qatar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022

Selasa, 8 November 2022 | 23:00 WIB
Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, mengaku bahwa pemilihan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 adalah suatu kesalahan (fifa.com)

KLIKREAD - Sejak penunjukkan Qatar tahun 2010 hingga menjelang kick off Piala Dunia 2022 di Qatar, kontroversi selalu mengikutinya. 

Salah satu isu yang panas yang kembali diangkat adalah proses penunjukkan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. 

Mantan Presiden FIFA, yang penuh dengan kontroversi, Sepp Blatter, mengaku menyesal telah mengizinkan dan memenangkan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia kali ini satu dekade lalu.

Baca Juga: Jersey 32 Tim Peserta Piala Dunia, Mulai dari Nike, Adidas, Hingga Puma

Keputusan Blatter dengan menunjuk Qatar sebagai tuan rumah adalah salah satu dari banyak keputusan yang dibuat Blatter di FIFA dan menuai kritik massal. Selain Qatar, penunjukkan Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 juga sama, banyak menuai kritikan.

Bahkan indikasi yang muncul pada saat itu adalah, adanya uang penyuapan yang mengarah kepada Blatter yang dua puluh tahun memimpin FIFA.

Baca Juga: Mural Maradona Muncul di Buenos Aires, Bentuk Dukungan bagi Timnas Argentina dalam Piala Dunia 2022 Qatar

"Pilihan Qatar adalah sebuah kesalahan dan saya bertanggung jawab karena saya adalah presiden FIFA saat itu," kata Blatter kepada media Swiss Tages-Anzeiger seperti dilansir dari laman marca.com.

Dalam penunjukkan Qatar sebagai tuan rumah, Blatter tidak pernah menganggap masalah tentang isu adanya pelanggaran hak asasi manusia yang dialami banyak pekerja migran asal Asia. 

Baca Juga: Temui Laeeb, Maskot Piala Dunia 2022 Qatar: Bagaimana Bentuknya, Apa Sejarahnya dan Apa yang Dilambangkannya?

Blatter lebih banyak menilai Qatar sebagai negara kecil yang beresiko dalam pelaksanaan Piala Dunia untuk aspek teknis dan logistik. Piala Dunia adalah acara yang besar dan harus dilaksanakan oleh negara besar juga.

"Qatar adalah negara kecil. Sepak bola dan Piala Dunia adalah untuk negara-negara besar," kata Blatter.

Baca Juga: Tuan Rumah Piala Dunia dari Masa ke Masa Sejak Tahun 1930 Hingga Tahun 2026

Lanjut Blatter menyinggung perihal tentang penunjukkan Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018. Sejatinya menurut Blatter, setelah Rusia yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 berikutnya adalah Amerika Serikat.

Halaman:

Tags

Terkini

Belanda Bangkit, Taklukkan Norwegia 2-1

Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:41 WIB

Cristian Romero Diburu Tiga Raksasa Spanyol

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:06 WIB

Marc Marquez Kesal, Emosi Meledak di Brasil

Rabu, 25 Maret 2026 | 19:58 WIB

Ducati Yakin Gresini Tetap Bertahan di MotoGP

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:15 WIB