Yamashita berharap bahwa masuknya dia dalam memimpin pertandingan Piala Dunia 2022 menandai adanya perubahan besar dalam permainan sepakbola yang lebih luas.
Yamashita kemudian menyatakan: "Saya tidak melihat perbedaan antara sepak bola pria dan wanita, jadi apa yang terjadi di Qatar perlu dilanjutkan."
Ketika ditanya tentang apa arti kehadirannya bagi wanita lain yang menonton turnamen di Qatar, Yamashita memberi jawaban yang lugas: "Saya ingin memberi tahu gadis-gadis muda yang tertarik menjadi wasit bahwa potensi kami sedang berkembang."
Baca Juga: FIFA Membuat Protokol Baru di Piala Dunia 2022 Mengenai Cedera Gegar Otak Saat Pertandingan
Namun, dia sendiri mengakui bahwa dia merasakan juga tekanan yang ada, karena dia harus berbuat untuk memenangkan kepercayaan orang terhadap dirinya yang sudah ditunjuk menjadi pengadil di lapangan hijau yang didalamnya 22 orang pria.
Wasit wanita profesional pertama di Jepang ini telah menjaga kondisi terbaiknya menjelang Piala Dunia 2022 bergulir dua minggu lagi, dan ia memastikan dia siap dengan kecepatan permainan yang akan diperlihatkan para 32 tim peserta.
Baca Juga: FIFA Meminta Kepada Peserta Piala Dunia 2022 Qatar Agar Fokus Saja Pada Urusan Sepakbola
Yamashita berkata kemudian: "Saya benar-benar sadar akan kecepatan, saya membuat keputusan sepersekian detik. Saya harus terus melatih otot itu saat Piala Dunia semakin dekat dan bersiap untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan yang cepat."
Yamashita juga menjaga pikirannya tetap tajam, mengungkapkan bahwa dia telah menonton video pertandingan-pertandingan sebelumnya agar itu membantunya dalam menganalisis pertandingan secara cepat.***