KLIKREAD - Ada berita yang tidak enak menjelang persiapan timnas Inggris atau The Three Lions, pada ajang Piala Dunia 2022 Qatar. Hotel yang akan mereka gunakan untuk menginap selama turnamen hingga hari ini, Sabtu (22/10/2022), ternyata belum juga selesai dibangun!
Padalahal turnamen empat tahunan yang digelar oleh FIFA ini tinggal 30 hari akan dimulai.
Bahkan ada pemandangan yang cukup unik yang didapat dari depan hotel yang sedang dibangun itu, yakni ada onta yang tampak heran memandangi para pekerja membangun hotel tersebut.
Seperti dilansir dari laman The Sun, tampak para pekerja migran yang membangun bagian dalam dan luar hotel bermandikan keringat, karena suhu mencapai 35 derajat celsius.
Baca Juga: Krisis Keuangan Belum Sembuh, Barcelona Harus Mendepak Empat Kapten Mereka Musim Depan
Sebagian pekerja nampak sedang merapihkan kolam renang yang akan digunakan Harry Kane cs selama keikutsertaannya di Piala Dunia 2022 Qatar. Namun sudah mulai terlihat bentuk kolam renangnya, yang masih dalam tahap dibangun dari bawah adalah bagian bar/resto dan ruang ganti yang bahkan belum diplester sama sekali.
Debu bangunan masih sangat tebal di sekeliling situs bangunan hotel tersebut, bahkan para pekerja masih sibuk merapihkan tumpukan debu dan sisa bangunan lainnya di depan hotel yang akan dijadikan taman.
Tapi bos atau pemilik Hotel di Souq Al Wakra tersebut, Football Associaton (FA - PSSInya Inggris) telah memesan semua 101 kamar disitu, bersikeras pekerjaan akan selesai sebelum tim asuhan Gareth Southgate tiba bulan depan untuk turnamen Piala Dunia 2022 Qatar.
Dan kepala operasional hotel tersebut menjanjikan oasis ketenangan, bahkan hotel tersebut akan memamerkan suite tepi laut yang sangat mewah buat kenyamanan timnas Inggris.
Baca Juga: Udah Siap Pensiun? Lionel Messi Berinvestasi pada Bidang Teknologi dan Olahraga di Silicon Valley
Mudah-mudahan saja janji dan omongan dari pihak hotel bisa dipegang, sehingga timnas Inggris bisa mendapatkan tempat yang nyaman untuk bertarung memperebutkan trofi Piala Dunia kedua kalinya.
Atau malah jangan-jangan, nasib Inggris senasib dengan kondisi hotel yang akan mereka tempati selama di Qatar, yaitu berdebu dan berantakan.***