Apalagi tuan rumah penyelenggara memberikan infrastruktur stadion dan fasilitas pendukung lainnya yang nomor wahid. Delapan stadion yang terletak hanya di lima kota tentunya akan memudahkan para fans dalam mencapai stadion dimana tim kebanggaan mereka bertanding.
Baca Juga: Lionel Messi Menjagokan Brazil dan Prancis Favorit Juara di Piala Dunia 2022 Qatar
Tiga puluh dua tim sudah lolos dan sedang mempersiapkan diri mereka, 64 pertandingan siap digelar di stadion-stadion megah, 29 hari dari partai pembuka hingga partai puncak yang akan digelar di Lusail Iconic Stadium, dan ini adalah piala dunia pertama di Timur Tengah.
Turnamen dimulai pada 20 November dan final ditetapkan pada 18 Desember. Jadwal yang diluar kebiasaan penyelanggaraan piala dunia edisi sebelumnya, yang selalu dilaksanakan disaat liga-liga dunia libur, atau tepatnya di bulan Juni-Juli.
Namun karena kondisi iklim dan cuaca Qatar atau Timur Tengah pada umumnya akan panas dan kering pada bulan Juni-Juli maka, jadwal penyelenggaraan digeser ke November-Desember disaat Timur Tengah memasuki musim dingin.
Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan saat turnamen berlangsung di negara terkecil yang pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia, di mana beberapa penggemar akan menginap di hotel terapung dan saat mereka menuju untuk menyaksikan pertandingan.
Baca Juga: Siapin Kocek 25 Juta Buat Beli Tiket Nonton Partai Puncak Final Piala Dunia 2022 di Qatar
Tim teratas
Brasil (No. 1 di peringkat FIFA). Neymar, Vinícius Júnior dan pemain Selecao lainnya sedang berada dalam top performa pada waktu yang tepat. Apakah gelar Piala Dunia pertama sejak 2002 sudah di depan mata? Kita lihat saja nanti. Yang bisa menggagalkan Brasil juara adalah faktor diri mereka sendiri. Disesaki dengan bintang lapangan hijau yang penuh talenta, namun kurang memiliki mental juara yang kuat.
Belgia (No. 2 di peringkat FIFA). “Generasi Emas” secara bertahap bubar dan mulai pudar masa keemasannya, tetapi masih ada Kevin De Bruyne yang akan memimpin serangan Belgia dengan assist-assit ajaib yang bisa membelah garis pertahanan lawan dan membiarkan penjaga gawang harus one on one dengan striker Belgia. Yang jadi masalah adalah striker Belgia yang on fire tidak ada, Romelu Lukaku sejak pindah-pindah Inter-Chelsea-Inter belum ada menampakkan kebuasannya saat membawa Inter meraih scudetto dua musim lalu.
Argentina (No. 3 di peringkat FIFA). Tidak ada gelar Piala Dunia sejak zaman Diego Maradona, El Pibe de Oro, mengangkat trofi Piala Dunia 1986 di Azteca Stadium. Ini akan menjadi Piala Dunia pertama sejak kematiannya pada November 2020. Saat ini kondisi tim Argentina membaik karena belum lama memenangi Copa America dan Finalissima, serta catatan 35 pertandingan tanpa pernah kalah. Messi masih menjadi main man di Argentina, namun dibalut kekhawatiran dua pemain utamanya masih bergulat dengan cedera, yakni Angel Di Maria dan Paulo Dybala.