Baca Juga: Menembus Belantara Kerumutan, cerita Kegigihan Petugas Padamkan Karhutla di Desa Mak Teduh
Rahmat menyampaikan bahwa timnya memang rutin mengasah fisik dan keakraban setiap hari Jumat. Bagi Rahmat, momen ini menjadi pembuka pintu kolaborasi yang lebih luas demi kemajuan bersama.
"Kedepan, kita dapat menjajaki berbagai bentuk kerja sama yang bermanfaat bagi masyarakat kedua kota. Bahkan, kami berharap hubungan ini semakin erat hingga melibatkan keluarga agar silaturahmi makin kuat," tutur Rahmat.
Pertandingan hari itu berakhir manis dengan senyum lebar dari kedua belah pihak. Laga di Stadion Horas telah usai, namun jalinan persaudaraan dan sinergi antara Sibolga dan Padang Sidempuan kini justru baru dimulai.***