KLIKREAD.COM - Infak berasal dari Bahasa Arab, "anfaqa" yang berarti membelanjakan harta atau memberikan harta.
Sedangkan infak berarti 'keluarkanlah harta'.
Allah SWT mencintai setiap hamba yang menyisihkan hartanya untuk berinfak seperti dalam Surat Ali Imran ayat 133-134.
Baca Juga: Tidak Ada Kebaikan di Dunia Kecuali bagi Dua Orang Ini
“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang takwa.
Yaitu orang-orang yang menginfakkan (hartanya) baik di waktu senang atau di waktu susah, dan orang-orang yang menahan kemarahannya dan memaafkan kesalahan orang.
Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan”. (QS. Ali Imran: 133-134).
Baca Juga: Jika Berat Jalani Ibadah Puasa di Bulan Ramadan, Bisa Bayar dengan Fidyah
Infak ternyata berbeda dengan sedekah, infak dilakukan dengan harta atau material, sedangkan sedekah, bisa dilakukan dengan non-harta atau non-material.
Misalnya saja sedekah bisa dilakukan dengan senyuman, “Senyummu terhadap wajah saudaramu adalah sedekah.” (HR. Tirmidzi)
Agar bisa meraih keutamaan berinfak, seperti memperoleh pahala yang besar, didoakan oleh para malaikat dan mendapat ganti harta berkali-lipat.
Baca Juga: Allah Lebih Mencintai Amalan Kontiniu, Meski Sedikit Tapi Rutin
Kita juga harus memperhatikan syarat berinfak, diantaranya:
1. Termasuk infak adalah uang, harta dan benda (material) apa saja yang kita miliki, bisa berupa makanan, pakaian, benda apapun yang bernilai